Saturday, April 14, 2018

Pembayaran adf.ly ke Paypal melalui Daily Payment

Untuk para pembaca sekalian yang belum mengenal program adf.ly ini, alangkah baiknya jika membaca terlebih dahulu artikel berikut terkait dengan adf.ly. Program adf.ly ini sudah saya ikuti sejak lama dan termasuk program favorit saya untuk bisa mendulang dolar.

Pada artikel kali ini, akan dibahas mengenai bagaimana cara menarik pembayaran dari adf.ly ke Paypal yang kita miliki melalui fitur daily payment.

Halaman penarikan saldo adf.ly
Biasanya adf.ly akan membayar secara otomatis ke akun Paypal ketika jumlah penghasilan yang dimiliki minimum 5 dolar. Hal ini akan dilakukan pada tiap awal bulan. Maka, jika pada tanggal 1 pada awal bulan bersangkutan, jumlah saldo adf.ly kita kurang dari 5 dolar, maka saldo tersebut akan tertahan dan terus berakumulasi hingga mencapai minimum 5 dolar. Baru kemudian, akan ditransfer ke dalam akun Paypal yang dipilih.

Tampilan halaman pembayaran adf.ly
Namun, ada salah satu fitur yang bisa dimanfaatkan supaya kita bisa mempercepat pembayaran dari adf.ly ketika saldo adf.ly mencapai 5 dolar, yakni dengan menggunakan fitur daily payment.

Syarat-syarat daily payment adf.ly ini :

1. Withdrawal account set: Akun pembayaran kita telah kita isi, bisa melalui Paypal ataupun Payoneer
2. Paid once in monthly payment: Hanya dibayar satu kali dalam pembayaran bulanan
3. Account longer than one month: Akun adf.ly berumur lebih dari sebulan
4. Account details not changed in last 72 hours: Detail akun tidak dirubah selama 72 jam terakhir
5. Cashout limit reached $5: Saldo minimum penarikan adalah 5 dolar

Jika persyaratan diatas telah terpenuhi, maka kita bisa langsung melakukan daily payment, yakni dengan meng-klik request payment pada kolom "withdraw". Maka, dalam waktu 24 jam, saldo adf.ly kita akan berkurang dan berpindah ke saldo Paypal atau Payoneer yang kita pilih. Perlu diingat, untuk Payoneer minimal penarikan adalah sebesar 10 dolar

Daily Payments pada menu Withdraw adf.ly 
Berikut adalah bukti pembayaran yang saya terima dari adf.ly yang sudah masuk ke dalam akun Paypal saya melalui screenshoot dibawah pada 13 April 2018

Bukti pembayaran adf.ly di akun Paypal
x19 Limited adalah nama perusahaan penyedia aplikasi adf.ly ini, Bukti diatas sekaligus membuktikan bahwa adf.ly merupakan situs yang benar membayar kita dengan cara menggunakan link perantara untuk mengarahkan para pembaca ke situs yang diinginkan. Link perantara didapatkan dari situs adf.ly yang dimana jika pembaca meng-klik link tersebut, maka kita akan memperoleh dolar karena link dari adf.ly berisi iklan.

Untuk para pembaca yang ingin belajar dan mencoba peruntungan menggunakan adf.ly, bisa klik banner dibawah dan mendaftarkan diri. Jangan ragu untuk menghubungi penulis dengan cara menuliskan komen dibawah tulisan ini, jika ada pertanyaan seputar adf.ly. Selamat mencoba.

Saturday, February 17, 2018

Shopback: Cara Memastikan Dapat Komisi CashBack (Bagian-2)

Untuk anda yang baru pertama kali membaca posting terkait aplikasi Shopback di blog ini, sebelum diteruskan, alangkah lebih baik membaca posting terdahulu mengenai Shopback disini.

Kali ini akan dibahas mengenai cara untuk memastikan bahwa anda mendapatkan Cashback setelah berbelanja di Shopback. Untuk menambah saldo Cashback anda di Shopback, cara yang dilakukan adalah dengan berbelanja di e-commerce dengan menggunakan link yang telah disediakan di situs Shopback tersebut.

E-commerce pilihan di Shopback 
Pastikan bahwa anda telah mengunjungi e-commerce partner Shopback melalui link yang telah disediakan di situs Shopback.co.id. Biasanya, akan ada tampilan interface seperti gambar dibawah sebelum masuk ke situs e-commerce yang anda pilih.


Jika anda sudah berbelanja di situs e-commerce yang dipilih, maka jika valid, anda akan mendapatkan konfirmasi e-mail mengenai ringkasan transaksi yang anda lakukan dengan jumlah Cashback yang akan diterima.


Cashback anda tidak akan langsung bisa ditarik, namun ia masih ditunda dan menunggu untuk divalidasi terlebih dahulu. Butuh hingga sekitar waktu dua bulan agar Cashback anda bisa ditarik seperti ditunjukkan pada gambar dibawah.

Rincian saldo Cashback
Pada contoh diatas, bisa diketahui bahwa pembelian pada 4 Februari 2018 bisa ditarik pada 21 April 2018. Jika anda tidak mendapatkan e-mail dan juga rincian saldo terlampir seperti dijelaskan diatas, maka besar kemungkinan anda tidak mendapat Cashback dari Shopback. Entah bisa jadi karena anda tidak memenuhi syarat dan ketentuan atau tidak meng-klik link dari Shopback.
Satu hal lagi yang perlu diingat mengenai Shopback adalah anda hanya bisa menarik Cashback jika minimum anda sudah mendapatkan saldo yang terkonfirmasi sebesar 50.000. Saldo ini merupakan saldo dari hasil belanja anda di e-commerce partner Shopback

Semoga posting mengenai Shopback kali ini bermanfaat bagi anda. Salam.

Tuesday, February 6, 2018

Shopback: Dapatkan Extra Rupiah dengan Belanja Online (Bagian-1)

Jika anda salah satu orang yang hobi belanja online, posting kali ini bisa saja bermanfaat. 

Salah satu aplikasi yang patut anda kenal ketika berbelanja online adalah Shopback. Dengan meng-install aplikasi ini atau berkunjung ke situs Shopback, anda bisa mendapatkan extra rupiah ketika membeli sebuah produk di e-commerce yang terdaftar di Shopback ini. Untuk anda yang belum mengenal Shopback, jangan khawatir. Berikut akan dijelaskan mengenai aplikasi Shopback :

Apakah Shopback itu? 
Shopback merupakan perusahaan berbasis teknologi yang didirikan sejak 2014. Berikut kata-kata dikutip dari situs resmi Shopback
ShopBack merupakan situs dimana kamu bisa mencari dan mendapatkan penawaran & diskon menarik dari sekitar 300 toko, plus Cashback! Makna Cashback is really just "getting cash back" - adalah pendapatan uang kembali. Ketika kamu berbelanja online melalui ShopBack, kami mengembalikan sebagian uang yang kamu bayar dalam bentuk Cashback. Ini berarti kamu bisa berhemat dengan mendapatkan uang ekstra yang tak terbatas setiap kali kamu belanja online melalui ShopBack! 
Jadi pendeknya adalah Shopback mendapatkan komisi dari setiap transaksi yang kita lakukan melalui e-commerce yang kita klik di Shopback. Sebagian dari komisi yang diterima Shopback akan diberikan kepada kita. 

Secara lebih jelas bisa kita lihat melalui video dibawah ini.

Cara Kerja Shopback
Nah, bagaimana cara mengetahui total Cashback yang kita dapatkan di Shopback. Kita bisa melihatnya di menu Rincian Cashback, seperti ditunjukkan gambar dibawah 

Rincian Cashback
Untuk bisa mencairkan Bonus, minimum cashback yang bisa diklaim di akun Shopback kita adalah 50 Ribu. Kita bisa mencairkan uang tersebut melalui Bank yang ada di Indonesia seperti CIMB Niaga, Bank BRI, BCA, BNI dan juga Mandiri.

Tertarik untuk bergabung dengan Shopback dan ingin mendapatkan extra rupiah ketika membeli produk online, silahkan kunjungi link dibawah:


Pada artikel berikutnya, akan dibahas mengenai bagaimana menambah Saldo Shopback anda.

Keep Stay Tuned ya ...

Friday, February 2, 2018

Toluna: Isi Survey dapat Pulsa atau Voucher (part-2)

Pada kesempatan kali ini, akan dijelaskan mengenai bukti penukaran poin untuk mendapatkan imbalan pulsa di Toluna

Pada menu "Pusat Imbalan" Toluna, silahkan pilih "Pulsa Isi Ulang Ponsel" seperti ditunjukkan pada gambar dibawah,


Klik pilihan tersebut, maka akan muncul gambar seperti berikut:


Untuk mendapatkan pulsa isi ulang sebanyak 25.000, maka diharapkan kita harus memiliki poin hingga 12500. Jika merunut keterangan diatas, pulsa tersedia untuk berbagai macam provider. Jangan lupa untuk mendaftarkan nomor ponsel terlebih dahulu di Toluna. Waktu pemrosesan pulsa dapat memakan waktu hingga 6 minggu.

Berikut adalah rincian bukti penukaran poin di Toluna untuk mendapatkan imbalan ponsel. Admin menukarkan poin pada 21 Januari. Berikut screenshoot sisa pulsa admin sebelum diisi:


Admin menukarkan sebanyak 12500 poin, maka seharusnya mendapatkan pulsa sebesar 25000. Adapun, pada tanggal 1 Februari, penulis mendapatkan SMS yang menerangkan bahwa nomor ponsel admin telah dikirimi pulsa. Berikut screenshoot-nya:


Admin coba mengkonfirmasi jumlah akhir pulsa karena tidak disebutkan pada SMS tersebut. Berikut screenshoot total pulsa akhir yang didapatkan admin:


Nilai total pulsa tersebut, jika dikurangi dengan sebelumnya, maka akan menunjukkan selisih sebanyak 25.000. Maka, total masa tunggu dari mulai proses pengajuan hingga mendapatkan pulsa pada kasus admin membutuhkan waktu sebanyak 12 hari. Hal ini juga membuktikan bahwa Toluna benar-benar membayar.

Ingin memanfaatkan waktu luang dan mendapatkan pulsa juga, segera daftarkan diri anda di Toluna.

Monday, January 22, 2018

Toluna: Isi Survey dapat Pulsa atau Voucher (part-1)

Bagi yang belum mengenal Toluna, silahkan berkunjung ke posting berikut. Sebagaimana diketahui dari posting tersebut, Toluna merupakan salah satu situs survey online dimana ia akan memberikan hadiah ketika peserta telah mencapai poin minimum yang dibutuhkan. 

Berikut adalah beberapa macam hadiah yang ditawarkan oleh Toluna per Januari 2018:

1. Paypal senilai Rp. 20.000 untuk 10.000 poin
2. Pulsa isi ulang senilai Rp. 25.000 untuk 12.500 poin
3. Voucher blibli.com senilai Rp. 100.000 untuk 50.000 poin
4. Voucher Carrefour senilai Rp. 100.000 untuk 50.000 poin
5. Voucher MAP senilai Rp. 100.000 untuk 50.000 poin
6. Voucher Giant senilai Rp. 100.000 untuk 50.000 poin
7. Voucher Alfamart senilai Rp. 100.000 untuk 50.000 poin, dan
8. Voucher Matahari senilai Rp. 100.000 untuk 50.000 poin

Hadiah Toluna berupa Pulsa
Bagi anda yang memiliki waktu luang, baik itu di akhir pekan, sedang dalam perjalanan dsb, maka mengisi survey di Toluna merupakan salah satu kegiatan yang bisa dicoba. Aplikasi Toluna bisa didownload ke dalam Smartphone yang anda gunakan. 

Berapa poin yang didapatkan untuk sekali survey di Toluna? 
Jawabannya adalah bervariasi. Namun, bisa dikatakan jika berhasil, poin yang didapatkan untuk sekali survey bisa mencapai ribuan poin. Salah satu contohnya ditunjukkan pada gambar dibawah ini:


Jika demikian, 2-3 kali mengisi survey online di Toluna, anda bisa mendapatkan hadiah berupa uang yang ditransfer via paypal atau memilih pulsa isi ulang. Lama pengisian survey pun bervariasi, tergantung banyaknya pertanyaan dan sebarapa cepat anda menjawab pertanyaan yang diajukan. 

Jangan takut untuk mendaftar di Toluna karena telah terbukti membayar. Salah satu bukti pembayaran yang dilakukan oleh Toluna melalui akun paypal saya bisa ditengok melalui posting berikut. Untuk mengetahui bagaimana tata cara menukarkan poin di Toluna menjadi hadiah yang diinginkan, silahkan berkunjung ke posting berikut

Pada kesempatan kali ini, saya mencoba untuk menukarkan poin Toluna yang saya miliki menjadi pulsa isi ulang. Patut ditunggu pada posting selanjutnya mengenai perkembangan penukaran poin saya tersebut di posting berikutnya.

Sementara itu, untuk kawan-kawan yang ingin iseng-iseng berhadiah dengan cara memanfaatkan waktu luang dan belum mendaftar di Toluna, silahkan mendaftar melalui link di bawah ini:


Sunday, October 8, 2017

Memahami Start-Up - Arah Bisnis Start-Up Masa Depan

Fintech
Kita perlu menyimak tulisan yang dibuat oleh Pak Dahlan Iskan pada 25 September 2017 berjudul "Angpao pun Dikirim dengan WeChat". Tulisan tersebut bisa dilihat disini. Arah bisnis Start-Up di masa depan bisa jadi meniru apa yang dituliskan oleh Pak Dahlan tersebut. 

Sekarang, kita telah diperkenalkan dengan istilah Fintech 3.0. Fintech adalah kepanjangan dari financial technology, yakni sebuah perusahaan teknologi berbasis aplikasi untuk layanan keuangan. Direktur Inovasi Keuangan Digital Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Fithri Hadi menjelaskan fintech 3.0 dapat didefinisikan sebagai perusahaan yang tidak mempunyai lisensi jasa keuangan, tetapi mampu memberikan layanan keuangan untuk konsumen

"Rata-rata mereka adalah perusahaan teknologi atau perusahaan telekomunikasi," ungkap Fithri. Sumber : Kompas 

Nah, fintech 3.0 inilah yang banyak dirambah oleh perusahaan start-up sekarang ini. Mereka menyediakan platform layanan keuangan masing-masing, misalkan : GoPay untuk Go-Jek, TokoCash untuk Tokopedia, dan masih banyak lagi. Jika seperti itu, kita bisa melihat bahwa perkembangan yang akan terjadi akan kurang lebih sama seperti yang telah dituliskan oleh Pak Dahlan.

Pengguna Smart Phone Indonesia
Tentu saja hal ini adalah buah dari kemajuan teknologi yang semakin massif. Dari katadata, diprediksikan pada tahun 2017, jumlah pengguna smartphone di Indonesia adalah sebesar 74,9 juta. Bisa dikatatan, smartphone sudah menjadi hal yang sulit dipisahkan dari kehidupan masyarakat zaman modern. Inilah yang akhirnya menjadi pasar bagi bisnis berbasis aplikasi yang dikembangkan oleh banyak start-up. Dengan dukungan investor, para pengembang start-up tidak akan kesulitan dalam hal pendanaan untuk bisa mengedukasi masyarakat dalam hal mengenalkan produk yang mereka kembangkan. Upaya untuk menjaring pelanggan sebanyak-banyaknya inilah yang mungkin bisa menelan biaya hingga milyaran rupiah. Jadi, jangan heran dengan banyaknya bonus atau diskon yang ditawarkan oleh banyak toko e-commerce maupun start-up lainnya. Cepat atau lambat, manusia akan berubah menuruti cara yang menurut mereka paling praktis dan ekonomis. 

Bisnis berbasis aplikasi yang menggunakan platform layanan keuangan kebanyakan memang didominasi oleh bisnis e-commerce, meskipun tidak menutup kemungkinan jenis start-up lain juga menyediakan layanan ini, misalnya perusahaan aplikasi simpan-pinjam dsb. Dalam perkembangannya sendiri, e-commerce di Indonesia memiliki jenis model bisnis yang berbeda. Dengan demikian, kita tidak bisa serta merta membandingkan satu e-commerce dengan yang lainnya sebagai sebuah saingan. 

Menjamurnya bisnis e-commerce juga merupakan sebuah fenomena yang cukup unit. Secara tidak langsung, bisa jadi adanya bisnis e-commerce ini juga berpengaruh terhadap total penjualan yang dilakukan oleh bisnis ritel konvensional. Tak pelak, bisnis ritel yang semula mengandalkan cara konvensional, juga mulai merambah menggunakan e-commerce

Bagaimanakah model-model bisnis e-commerce yang ada di Indonesia dan pengaruhnya terhadap bisnis ritel konvensional? Kita simak penjelasannya pada tulisan berikutnya.

Thursday, October 5, 2017

Memahami Start-Up - Bisnis Model Kekinian

Saya termasuk orang yang lambat dalam menerima sebuah perubahan. Termasuk adanya model bisnis start-up ini. Jika tidak didorong oleh rasa kebutuhan atau terpicu oleh momen tertentu, tentu saja saya tidak akan menggunakan aplikasi yang dikembangkan oleh bisnis start-up ini. Salah satu start-up yang saya coba adalah Ojek Online. Bermula ketika saya harus berpindah kota ke Jakarta demi bekerja. Ojek Online merupakan solusi yang sangat praktis, murah dan bisa diandalkan dengan pelayanan yang cukup bagus. 

Ojek Online
Pertama kali saya menggunakan ojek online karena bus transjakarta yang mau saya tumpangi ternyata tidak aktif karena ada sebuah demo menentang Gubernur Jakarta kala itu. Padahal saya sudah jalan agak lumayan jauh dari stasiun Gambir menuju salah satu koridor Busway dekat tempat tersebut. Alangkah kecewanya saya ketika mendapati pernyataan seorang pegawai yang stand-by kala itu yang menyatakan bahwa Bus tidak beroperasi karena akan ada demo di sekitar Monas. Akhirnya, saya memberanikan diri untuk mencoba aplikasi Ojek Online. Dan, rasanya melebihi ekspektasi saya sebelumnya terhadap aplikasi ini. Pelayanannya begitu memuaskan. Sehingga, hingga saat ini saya masih memakai aplikasi tersebut.

Yang kedua adalah start-up e-commerce. Kali ini ceritanya juga cukup unik. Suatu ketika, teman kerja saya ingin mengirimkan uang kepada saya untuk sebuah maksud tertentu. Si teman ini tidak jadi mengirimkan uang ke saya dikarenakan rekening Banknya berbeda dengan saya. Saya berpikir bahwa teman ini adalah orang yang sangat irit. Kehilangan uang untuk sekedar bayar biaya transfer antar Bank saja tidak mau. Pada kasus yang berbeda, ketika saya bermaksud membeli tiket pulang Jakarta-Surabaya, si teman malah memberikan sebuah usulan untuk membelinya lewat toko on-line. Tentu saja saya sedikit heran. Alasannya adalah, teman ini termasuk tipe orang yang irit tetapi malah merekomendasikan untuk membeli sesuatu lewat toko on-line. Logika saya berpendapat bahwa membeli lewat toko on-line malah akan terkena biaya tambahan karena lewat perantara jika dibandingkan dengan membeli langsung. Tentu saja saya harus membuktikan perkataan si teman ini. Dan, ternyata apa yang dikatakan si teman betul. Meskipun tak jadi beli tiket kereta waktu itu, saat ini saya sering melakukan pembelian pulsa, pembayaran BPJS, listrik dan lain sebagainya lewat toko online tersebut. Setiap kita melakukan transaksi dan memasukkan kode promo yang setiap bulan (saat ini) selalu ada, kita akan mendapatkan Bonus Uang Virtual yang bisa digunakan untuk transaksi berikutnya. Jatuhnya bisa lebih murah.  

Dari dua cerita yang saya sebutkan diatas, saya mulai mengamati start-up yang ada di Indonesia meskipun tidaklah terlalu intens dan belum ada niat untuk terjun secara langsung.

Baiklah, dari tadi kita membicarakan kata start-up. jadi, apa sebenarnya start-up itu? Kenapa kita menyebutnya start-up?

Indonesian Start-Up
Start-up adalah sebuah perusahaan yang baru dirintis dan biasanya didesain untuk tumbuh dengan sangat cepat. Fokus mereka adalah GROWTH, bukan PROFIT, meskipun ujung-ujungnya adalah PROFIT juga. Siapa yang mau membayar pekerjanya kalau tidak menghasilkan profit. Karena fokusnya adalah GROWTH maka start-up ini kebanyakan perusahaan yang bergerak dalam bidang teknologi. Teknologi memungkinkan sebuah perusahaan bertumbuh dengan sangat cepat. Sebagai contoh, ojek online. Start-up ojek online hanya memberikan fasilitas berupa aplikasi. Driver ojek online adalah mitra start-up tersebut. Ojek online tidak perlu keluar duit untuk beli aset misalnya motor atau mobil. Motor adalah milik pribadi. Ini membuat harga menjadi lebih murah sehingga diharapkan cepat berkembang.  

Start-up jika sudah mature/ established akan punya pangsa pasar yang luas dan kuat. Sehingga akan mudah sekali untuk meraih keuntungan. Misalnya, Google, Facebook dan lain sebagainya. Kuncinya adalah satu yakni valuasi, atau bagaimana membangun sebuah nilai. Seperti diterangkan sebelumnya, fokusnya adalah GROWTH. Bagaimana cara untuk mengumpulkan pengguna atau konsumen sebanyak-banyaknya.  
Toko Online from https://andikachandra.com/penerapan-kerangka-ecm-untuk-toko-online/
Diatas, merupakan salah satu prinsip untuk mengumpulkan pelanggan ala toko online, yakni memberikan pelayanan yang diluar ekspektasi. Misalkan, mengirimkan barang satu hari lebih cepat sehingga melebihi harapan pelanggan. Logikanya pelanggan yang puas, akan beli lagi.

Bagaimana perkembangan start-up yang ada di Indonesia? Kita akan bahas pada bagian selanjutnya.  

Popular Posts