Sunday, November 23, 2025

Tidak Mengejar Momentum

Kalau kita ingin cuan gede, jauh-jauh dengan kata "momentum". Ane beli BWPT dua tahun lalu nabung 10 lot 10 lot waktu harganya 50-60. belajar tiap bulan mengenai sawit. dulu masih ada master sawit pak sebastian di stream waktu itu.

warren buffett juga naik drastis kekayaannya ketika berumur 50-an. matematika itu gak bohong bahwa segala sesuatu itu secara long term akan kembali ke nilai rata-ratanya, meskipun sekarang kelihatannya harganya gak ngapa-ngapain. hukum statistika ngomongin tendency, regression to the mean. dan, compound interest ngikutin pola bilangan euler (e) eksponen natural. Maka, yang terjadi adalah explosion. Dalam satu-dua bulan naik 1x, 2x. 

orang bilang digoreng nih, gundulmu digoreng. itu hukum matematika. justru selama ini dia ditahan-tahan sehingga energi potensialnya terlalu besar, pressurenya sangat tinggi sehingga ketika ada kesempatan, langsung membentuk grafik seperti itu. 

maka, pelajari yang namanya titik referensi. bagaimana sesuatu itu punya awal. sehingga punya pijakan dan proyeksi. ada yang namanya hukum dow, tapi ada juga ""game theory". 

Jika pasar mendiskon semua informasi menurut teori dow, maka menurut "game theory" itu adalah saat yang tepat untuk buy. contoh: anda pernah ke pasar hari minggu, suasananya ramai. maka anda gak akan kepasar pada hari minggu. dibenak anda, anda tahu pasar ramai. jika 50% orang berpikir demikian, maka pasar pada hari minggu akan sepi. 

Tiga tahun loe ngalamin emiten gak naik-naik akhirnya gak beli, pada akhirnya tahun ke empat dan kelima emiten ini naik signifikan.

Sebenarnya kalau di saham akan tahu sendiri kok karena ngalamin tanpa harus diterangkan detail kek diatas. Experience is always the best conviction dan jangan pernah "argue" dengan orang yang cuma ngejar "momentum". 

Momentum akan selalu datang dan tugas kita adalah cuma "prepare" supaya kita bisa dapat sebanyak mungkin.

Wednesday, August 17, 2022

Waktu Chronos & Kairos di Bursa Saham

 Ada dua cara dalam menganalisa sebuah saham, yakni analisa yang bersifat kualitatif dan juga analisa yang bersifat kuantitatif. Analisa kuantitatif dan kualitatif bukanlah sesuatu untuk diperdebatkan maupun dibanding-bandingkan, tetapi dua-duanya saling melengkapi satu-sama lain.

Dalam teori relatifitas, dikatakan waktu bersifat relatif. Artinya, adalah seberapa cepat waktu berjalan tergantung daripada apa yang kita jadikan sebagai acuan. Mitologi Yunani mengatakan waktu bisa dipandang dari dua hal, yakni kuantitatif (chronos) dan juga kualitatif (kairos).

Chronos mengukur seberapa besar waktu berjalan. 1 jam, satu hari, satu tahun, satu decade. Kairos mengukur seberapa penting sebuah episode waktu. Kairos (atau Caerus) adalah juga merupakan salah satu dewa Yunani yang melambangkan kesempatan, keberuntungan. Ada sebuah alegori yang menyatakan hari-hari/ minggu-minggu penting dalam suatu periode waktu bisa mengubah sejarah hingga beberapa decade kedepan.

Seperti kisah kemerdekaan negara kita, dimana terjadi penculikan founding-father yang bertujuan untuk mendesak dan segera mengumumkan proklamasi kemerdekaan kepada seluruh rakyat akibat kekosongan kekuasaan karena Jepang menyerah kepada sekutu. Sebuah peristiwa bersejarah yang mengubah nasib sebuah bangsa. Kairos Moment.

Hal yang demikian juga banyak terjadi di saham. Bagaimana saham farmasi naik tinggi ketika covid, betapa saham bank mini naik tinggi karena aturan bank digital. Betapa saham barubara naik tinggi akibat perang yang terjadi antara Rusia-Ukraina.

Untuk bisa menggenggam waktu Kairos, kita harus melepaskan kecemasan kita di waktu chronos. Masa depan tidak dapat kita prediksi. Membayangkan apa yang ingin kita raih di masa depan adalah sesuatu yang menakutkan bagi manusia. Sama, seperti ketika membeli RAJA di bawah 200, siapa yang berpikir bahwa saham ini bisa tembus 1000.

Caranya adalah dengan komitmen. Contohnya, jika kita ingin bisa push-up 100x dalam satu waktu. Kita komitmen tiap hari, lakukan push-up misalkan 10x. Jika, 10x sudah gampang kita lakukan, naikkan 20x. Selangkah demi selangkah, hingga pada akhirnya tercapai 100x. Gol-gol kecil hari demi hari kita capai, hingga pada akhirnya kita bisa capai gol yang besar.

Sama seperti di saham, kita cari saham yang berfundamental bagus (kuantitatif) di saat pasar tidak mengapresiasinya (kualitatif). Biarkan waktu chronos yang mengubah persepsi pasar hingga kita mendapatkan waktu Kairos ketika saham kita naik.

Tuesday, August 16, 2022

Istilah (Manipulasi) Transaksi Jual-Beli di Pasar Saham

a) Perdagangan Terselubung adalah perdagangan/transaksi jual beli saham yang disamarkan/ditutupi oleh individu dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan secara melawan hukum,

b) Perdagangan Semu adalah transaksi yang terjadi antara pihak pembeli dan penjual yang tidak menimbulkan perubahan kepemilikan dan/atau manfaatnya (beneficiary of ownership) atas transaksi saham dengan tujuan untuk membentuk harga naik, turun, atau tetap dengan memberi kesan seolah-olah harga terbentuk melalui transaksi yang wajar

c) Transaksi Crossing Saham adalah transaksi negosiasi yang merupakan kesepakatan antara 2 (dua) pihak yang difasilitasi oleh satu Anggota Bursa atau Broker yang sama, karena para pihak yang bersepakat tersebut merupakan nasabah dari Anggota Bursa atau broker yang sama tersebut.

d) Manipulasi Harga/Pasar adalah aktivitas satu atau beberapa pihak untuk menciptakan harga pasar yang semu (artificial), dengan tujuan untuk menciptakan gambaran semu atau menyesatkan mengenai kegiatan perdagangan, keadaan pasar atau harga Efek di Bursa Efek.

e) Insider Trading adalah suatu praktik ilegal dalam dunia investasi, di mana seorang investor mendapat suatu informasi yang pasti perihal peluang keuntungan dalam transaksi jual beli saham.

f) Pre-Arranged Trading adalah transaksi di pasar Reguler yang terjadi melalui pemasangan order beli dan jual pada rentang waktu yang hampir bersamaan yang terjadi karena adanya perjanjian antara pembeli dan penjual sebelumnya dengan tujuan untuk membentuk harga (naik, turun atau tetap) atau kepentingan lainnya baik di dalam maupun di luar bursa.

g) Alternate Trading adalah Transaksi dari sekelompok pihak tertentu dengan peran sebagai pembeli dan penjual secara bergantian serta dilakukan dengan volume yang berkesan wajar dengan tujuan untuk memberi kesan bahwa suatu efek aktif diperdagangkan.

h) Creating fake Demand/Supply adalah adanya 1 (satu) atau lebih pihak tertentu melakukan pemasangan order beli/jual pada level harga terbaik, tetapi jika order beli/jual yang dipasang sudah mencapai best price maka order tersebut di-delete atau di-amend (baik dalam jumlahnya dan/atau diturunkan level harganya) secara berulang kali dengan tujuan untuk memberi kesan kepada pasar seolah-olah terdapat demand/supply yang tinggi sehingga pasar terpengaruh untuk membeli/menjual

i) Layering adalah memasukkan banyak order di berbagai level harga dengan tujuan untuk memberi kesan kepada pasar seolah-olah terdapat demand/supply yang tinggi sehingga pasar terpengaruh untuk membeli/menjual

j) Cornering the market adalah membeli efek dalam jumlah besar sehingga dapat menguasai pasar (menyudutkan pasar).

k) Marking the Close adalah merekayasa harga permintaan atau penawaran efek pada saat atau mendekati saat penutupan perdagangan dengan tujuan membentuk harga efek atau harga pembukuan yang lebih tinggi pada hari perdagangan berikutnya.

l) Penipuan/Fraud adalah membuat suatu pernyataan yang tidak benar mengenai fakta material sehingga investor tidak mengetahui keadaan yang sebenarnya dengan maksud menguntungkan diri sendiri dan pihak lain, atau menghindarkan kerugian untuk diri sendiri atau pihak lain, atau dengan tujuan mempengaruhi pihak lain untuk membeli atau menjual efek

* Disadur dari aturan kompetisi trading MiraeAsset

Sunday, May 16, 2021

Trik Meng-Uangkan E-Voucher dari BNI PoinPlus

Jika anda merupakan nasabah BNI, tentu pernah mendengar tentang program BNI PoinPlus. BNI PoinPlus merupakan sebuah program loyalty berupa pemberian poin yang merupakan reward bagi nasabah yang menginstall BNI Mobile Banking. Uniknya adalah reward yang kita terima dari program ini bisa "di-uangkan", tentu saja dengan melalui trik tertentu. Tulisan kali ini akan mengupas cara menjadikan "uang" reward poin yang anda miliki.
 
Caranya adalah sebagaimana berikut:

1. Masuk ke dalam aplikasi BNI Mobile Banking.
2. Klik logo poinplus dalam aplikasi tersebut. Hal ini akan membuat kita diarahkan ke halaman poinplus.


3. Pilih "akun saya" di menu, kemudian scroll ke bawah untuk masuk ke menu "tukar sekarang"
4. Pilih "e-voucher"
5. Ketik "tokopedia" di kolom "search" untuk menukarkan poin dengan voucher gift card tokopedia.
6. Klik "tukarkan sekarang" untuk menukar poin dengan voucher sesuai jumlah poin.


7. Voucher akan dikirimkan ke email. Tukar voucher dengan masuk ke menu "gift card" Tokopedia.
8. Gift card berupa OVO points akan diterima setelah melakukan "redeem"

Nah, OVO points ini bisa digunakan untuk belanja, beli pulsa, bayar tagihan dan lain-lain. Jika anda ingin menjadikan uang OVO points ini caranya gampang. Yakni, dengan menggunakan OVO points ini untuk melakukan pembelian reksadana.

Salah satu reksadana yang pembayarannya dengan OVO adalah Bareksa. Cara melakukan pembelian reksadana menggunakan OVO points bisa dilihat di tulisan berikut

Setelah beli reksadana, lalu cairkan reksadana tersebut. Nah, dengan cara ini kita bisa mendapatkan uang cash. Perlu untuk diperhatikan, untuk menghindari biaya transfer, bisa digunakan Bank penerima adalah BCA. 

Maksimum OVO points yang bisa digunakan untuk melakukan pembelian reksadana di Bareksa adalah sebesar 50% dari jumlah tagihan. Jadi, kita harus top up OVO kita dulu agar OVO points bisa digunakan seluruhnya. Contohnya adalah sebagai berikut:

Nominal OVO points 50ribu. Agar OVO points bisa digunakan seluruhnya, kita harus top-up OVO sebesar 50ribu. Total 100ribu. Kemudian, belikan reksadana sebesar 100ribu rupiah. Pembayarannya dengan OVO cash 50ribu + OVO points 50ribu. 

Semoga tulisan ini bisa bermanfaat. Salam Cuan.   

Saturday, May 15, 2021

Binance - Fiat Deposit Failed - Bagaimana Cara Mengatasinya?

Pernahkah anda mengalami suatu kejadian ketika transaksi deposit di Binance ditolak? Anda tidak sendirian, jika kita search "google" dengan kata kunci "Binance- Fiat Deposit Failed", maka akan ada beberapa hasil yang ditampilkan.

Fiat Deposit Failed di Binance artinya kita tidak bisa melakukan transaksi deposit menggunakan fiat, baik itu melalui kartu debit/kredit maupun transfer. Namun, kita masih bisa menggunakan jaringan P2P untuk mendapatkan koin yang kita inginkan. 

Status "Fiat Deposit Failed" dapat kita terima jika transaksi yang kita lakukan menggunakan kartu debit/ kredit beberapa kali mengalami kegagalan. Kuncinya adalah sabar. Ketika transaksi kita gagal (declined) untuk pertama kalinya, maka jangan langsung "grasa-grusu" untuk mencobanya lagi, namun alangkah baiknya kita tunggu sekitar 30-60 menit untuk kemudian mencobanya lagi. Jika gagal lagi, coba beberapa jam kemudian. Ketika masih gagal, coba esok hari. Ini dengan cacatan bahwa kartu yang kita gunakan pernah berhasil dalam melakukan transaksi sebelumnya.

Jika kartu yang kita gunakan belum pernah berhasil digunakan untuk transaksi, maka ada kemungkinan kartu tersebut belum bisa digunakan secara internasional. Coba kontak Bank penerbit kartu tersebut. Jika fasilitas transaksi internasional sudah bisa dilakukan, namun masih gagal di Binance, coba dulu untuk melakukan transaksi di toko online lokal. Misalkan beli barang atau pulsa.

Pastikan juga bahwa saldo anda cukup ketika transaksi menggunakan kartu debit dan ingat jumlah limit yang diperbolehkan untuk melakukan transaksi dalam satu hari berdasar aturan dari Bank penerbit kartu.

Apakah status "Fiat Deposit Failed" bisa hilang dengan sendirinya?

Mimin tidak mengetahui hal tersebut. Tetapi dari diskusi forum-forum, kita bisa bertransaksi lagi dalam hitungan hari atau minggu tanpa melakukan "appeal". Dari pengalaman penulis, satu hari setelah notifikasi "Fiat Deposit Failed" didapat, sudah bisa melakukan transaksi lagi meskipun status tersebut belum dicabut. Jadi sebenarnya tanpa melakukan "appeal" pun, kita bisa melakukan deposit namun ada waktu tunggu sebelum kita bisa melakukan transaksi kembali. Intinya jangan "grasa-grusu" ketika melakukan transaksi deposit agar tidak dianggap aktivitas yang mencurigakan. 

Dengan tidak melakukan appeal, otomatis anda tidak perlu repot2 menyiapkan dokumen yang diminta yang mengandung privasi. Jangan pernah memberikan nomor kartu debit/kredit anda secara lengkap.   

Berapa lama status "Fiat Deposit Failed" dicabut setelah melakukan "appeal"?      

Jika dokumen anda lengkap, maka status "Fiat Deposit Filed" akan dicabut dalam waktu dua hari berdasarkan pengalaman dari penulis.

Mudah-mudahan tulisan ini bisa memberikan penjelasan bagi para pemula yang terjun ke dunia kripto melalui akun Binance

Dapatkan commission fee sebesar 10% dari transaksi anda, jika mendaftar Binance dengan cara klik link yang saya berikan

Salam to the moon.

Tuesday, March 2, 2021

Cara Meng-uangkan OVO points menjadi Cash

Rencana IPO Tokopedia di media elektronik
Tokopedia merupakan salah satu market place terbesar yang ada di Indonesia. Konon kabarnya, Tokopedia juga direncanakan akan segera meng-IPO kan dirinya. Artinya, menjadi perusahaan publik yang kepemilikannya bisa kita beli di bursa efek.

Jika sering melakukan aktivitas online di Tokopedia, tentunya kita tidak asing dengan OVO points. OVO points adalah bentuk hadiah yang kita terima jika kita memasukkan kode voucher ketika melakukan "check-out" transaksi. 

1 OVO points nilainya sama dengan 1 rupiah. Ia bisa dijadikan alat pembayaran di partner yang menggunakan e-wallet OVO. Sayangnya, OVO points tidak bisa di-uangkan. Agar IPO bisa berjalan dengan sukses, tentunya khalayak ramai harus diberikan sebuah "pemanis" agar supaya ia betah untuk bertransaksi di Tokopedia. Salah satunya adalah bonus "OVO points" ketika berbelanja di Tokopedia dengan menggunakan voucher. Hal ini bisa jadi akan menambah frekuensi aktivitas kita untuk berbelanja di Tokopedia. Bayangkan saja, dapat hadiah voucher namun tidak bisa diuangkan. Tentunya, hal ini akan mendorong kita untuk memanfaatkan hadiah OVO points tersebut dengan berbelanja lagi di Tokopedia.

Namun, ada trik khusus jika anda alih-alih tidak ingin membelanjakan OVO points tersebut. Namun, menguangkan.

Bagaimanakah caranya?

OVO point
Caranya adalah dengan menggunakan OVO points tersebut sebagai platform pembayaran di Bareksa. Bareksa sebagaimana diketahui adalah platform investasi yang merupakan supermarket reksadana. Anda bisa beli reksadana di Bareksa apa saja, mulai dari harga yang sangat terjangkau yakni 10ribu rupiah. Bayar dengan menggunakan OVO points.

Perlu diketahui, OVO points yang bisa digunakan adalah sebanyak 50% dari total belanjaan. Sisanya adalah dengan menggunakan OVO cash. Misalkan, anda beli reksadana sebesar 100ribu rupiah, maka yang dapat dibayar oleh OVO points adalah sebesar 50ribu rupiah, meskipun jumlah OVO points anda lebih dari 50ribu rupiah.

Setelah beli reksadana di Bareksa, tunggu hingga settlement, nanti bisa ditarik lagi dengan cara dijual dan gunakan rekening BCA agar tidak ada kena biaya transfer. Setidaknya, jika anda rajin berinvestasi reksadana di Bareksa, hal ini akan menambah semangat anda untuk terus berinvestasi karena menggunakan OVO points seperti kita mendapatkan potongan diskon ketika berinvestasi. Tentunya, akam lebih produktif jika dibandingkan menghabiskan OVO points tersebut untuk membeli barang yang belum tentu kita butuhkan. 

Berikut adalah tutorial beli reksadana di Bareksa dengan menggunan OVO points. KLIK DISINI.  

Sekian dan Semoga bermanfaat.

Friday, January 1, 2021

Strategi di Bursa Saham

Masuk di bursa saham, untung adalah satu hal yang didambakan. Tidak seorang pun masuk di bursa dengan harapan rugi. Namun, inilah kemudian yang bisa menghilangkan kesempatan untuk mendapatkan cuan yang berlimpah.  Kenapa bisa demikian? 

Pergerakan harga saham adalah sesuatu hal yang tidak bisa kontrol. Kita mengharapkan sesuatu yang tidak bisa kita kontrol. Dengan kita mengharapkan hasil, secara tidak sadar pikiran kita terbebani akan target. Jika bagasi di dalam pikiran kita sudah tertutup oleh hal tersebut, maka ruangan lain yang seharusnya kita isi dengan daya nalar dan intuisi menjadi tertutup. Secara jangka panjang, kondisi pikiran yang tertekan tentu saja hal ini tidak baik karena bisa mempengaruhi kondisi tubuh kita. Di sisi lain, kurangnya kreativitas mengurangi perspektif kita untuk melihat adanya sebuah peluang dalam sebuah saham.

Jika secara jangka panjang, sebuah harga saham akan kembali ke nilai aslinya. Maka, menempatkan uang di saham berfundamental bagus adalah strategi yang tidak akan membuat kita gagal. Bagaimana jika saham ini downtrend secara terus-menerus? Money management bisa saja habis di pasar bearish dan juga psikologi kita belum tentu bisa mampu jika harus melihat porto dengan minus lebih dari dua digit. 

Maka, tidak lain caranya adalah menunggu dan tetap average down hingga pada akhirnya saham berfundamental bagus tersebut kembali ke nilai asalnya. Jadi, cara pertama yang mesti kita punyai adalah dengan cara memiliki bisnis yang lancar di dunia nyata terlebih dahulu yang bisa menyuplai uang ke dalam bursa saham apapun kondisinya. Money management dan psikologi menjadi back-up plan. Dengan demikian, kita bisa berinvestasi di bursa saham dengan pikiran yang tenang. Tidak terpukau permainan akrobat volatilitas harga maupun pihak-pihak yang memiliki agenda di saham-saham tertentu.     

Thursday, December 31, 2020

Cara Mendapatkan Diskon ketika Beli Obat/ Supplemen/ Multivitamin Secara Online di Apotek K-24

Kali ini, mimin akan memberitahukan tips untuk mendapatkan diskon ketika membeli pengobatan. Sebagaimana diketahui, pandemik korona yang berkepanjangan menuntut tubuh kita agar selalu fit. Sistem imun harus selalu terjaga agar bisa menangkal serangan penyakit yang masuk ke tubuh kita. Bisa jadi, suatu saat kita akan membutuhkan baik itu obat, supplemen maupun multivitamin. Tulisan kali ini bertujuan untuk memberikan tips cara mendapatkan diskon ketika membeli keperluan tersebut.

Salah satu cara untuk bisa mendapatkan potongan harga atau diskon ketika membeli obat, supplemen, multivitamin dan sejenisnya secara online adalah dengan menggunakan aplikasi apotek K-24

Setelah mendownload aplikasi tersebut, akan ada tulisan "tambah poin" di bagian atas atau "box kuning" yang terdapat pada bagian bawah aplikasi seperti terlihat dibawah.

Tampak depan aplikasi Apotek K-24

Klik tanda yang diberi kotak merah pada gambar diatas, maka akan diarahkan ke halaman selanjutnya. 

Halaman permainan untuk mendapatan poin

Nah, kita akan diarahkan ke halaman permainan, dimana kita diberi waktu beberapa detik untuk mengumpulkan poin. Klik "Mainkan Sekarang!" untuk masuk ke dalam permainan tersebut. Poin yang kita dapatkan bisa langsung dipakai untuk membeli keperluan yang kita inginkan di aplikasi tersebut. Berikut adalah contohnya:

Diskon Apotek-K24

Nah, pada contoh diatas memiliki sekitar 59ribu poin. Poin ini memotong harga yang harus dibayar ketika belanja di Aplikasi tersebut. Nah, mudah bukan. 

Demikian tulisan ini mimin buat. Semoga bermanfaat.  

Sunday, December 20, 2020

Ayo Main Saham

Trading mengajarkan kepada kita satu hal yang sangat penting dalam hidup yakni kerendahan hati. Kita tidak bisa mengontrol kemana harga saham yang kita beli bergerak kemana hari esok. Bergeraknya nilai sebuah saham juga tidak melulu berdasarkan metrik. Nilai fundamental yang bagus belum tentu menjamin bahwa harga saham akan terkerek naik, dan sebaliknya. Fundamental yang jelek juga belum tentu menjamin nilainya akan turun. Ada teori yang menyatakan bahwa nilai saham saat ini adalah mencerminkan nilai perusahaannya saat ini juga. Akan selalu ada bumbu-bumbu karena setiap manusia akan selalu mencari arti dari segala macam peristiwa. Jadi, ketika kita mencari saham "salah harga", belum tentu dalam setahun-dua tahun harganya akan naik. Ada lebih dari sekedar metrik. Orang bisa baca metrik, tetapi tiap trend yang terjadi memiliki influencernya. Tidak adanya bukti, bukan berarti menandakan bahwa bukti tersebut tidak ada. Trading tidak sekedar mekanik. Uang adalah sekedar di permukaannya saja. Tetapi sebenarnya jauh lebih dalam daripada hal tersebut. Sama seperti ketika kita membutuhkan air. Kita butuh air karena kita merasakan haus, bukan karena sekedar butuh. Segala posisi yang kita pilih dalam trading mencerminkan tidak lebih kurang kondisi psikologis kita.

Cara melatih intuisi dalam trading adalah dengan cara banyak trading. Ketika kita "loss" dalam trading bisa jadi kita kurang memberi banyak waktu untuk berlatih trading. Sama seperti ketika bermain game. Semua pasti berawal dari level-1. Di level ini musuhnya masih mudah dikalahkan. Kemudian naik level-10, mulai kelihatan agak susah. Naik level-20, perlu trik khusus agar bisa dikalahkan. Kalau kita masih berada di level-15, ingin mengalahkan level-20, kemungkinan kemenangan kita tipis sekali. Dampak kekalahan ini amat teramat besar jika kita tidak mampu mengatasinya karena hal ini bisa mengikis rasa kepercayaan diri kita. 

Dalam game, untuk dapat mengalahkan musuh level-20, yang perlu kita lakukan adalah kita harus berada di level diatasnya. Jika kita sudah berada di level-25, musuh level-20 sangat mudah untuk ditaklukkan. Kita kenal istilah "farming"/ "push-rank" dalam game.

Sebelum masuk ke saham tier-dua dan tiga, masuk dulu ke saham blue chip. Sebelum bermain dengan modal berjuta-juta, masuk dulu dengan modal ratusan ribu. 

Thursday, December 10, 2020

[Report]: Bagger Saham $ICON

Saham $ICON merupakan saham yang ada di portofolio mimin. Mimin sendiri telah memegang saham ini kira-kira sejak tahun lalu, sebelum kasus Jiwasraya maupun Asabri mencuat. Awal memegang saham $ICON adalah melihat dari laporan keuangannya yang cukup bagus.

Berita $ICON di Kontan
Waktu itu, $ICON masih dikisaran 90-an. Sesekali saham ini break-out hingga melebihi angka diatas 100-an. Kemudian selang tidak beberapa lama, balik lagi ke angka 90-an. Maka dari itu, saham ini cocok dibuat sebagai saham tek-tokan. Pasang order beli di 90-an, order jual di atas 100-an. 

Beberapa kali mimin mendapatkan untung puluhan hingga ratusan ribu dari tek-tok ini. Saham ini termasuk yang tidak likuid dengan tick di bid-offernya yang tidak rata. Hingga pada akhirnya, saham ini di longsorkan hingga mencapai angka 70-an. Disini, mimin mencoba average down hingga posisi saham di bawah 80-an. Tek-tokan lagi ketika harga mencapai diatas 80-an.

Di harga kisaran 70-an inilah terjadi sesuatu yang aneh di kolom bid. Tiap hari ada tiga tick bid berisi 50ribu lot. Tentu saja hal ini sangatlah tidak wajar. Selang beberapa minggu, bid tersebut hilang. Dan, harga kemudian dihajar hingga mencapai di zona 50-an oleh sekuritas XA.

Tidak lama berselang, terjadi perpindahan kepemilihan saham ke kerabat pemilik perusahaan. Harga tidak bisa kembali lagi ke-70an. Transaksi makin lama-makin sepi. Harga seolah tidur hingga dalam beberapa periode waktu yang cukup lama. Sesekali masih volatil, naik dengan sangat cepat, kemudian turun lagi ke range 50-an. Melihat yang demikian, mimin kemudian berinisiatif untuk average down dan mencoba untuk tektok kembali. Pasang bid di angka 50-an. 

Terkumpulkan beberapa ratus lot dengan average di 60-an. Melihat nilai bid dan offer yang tipis dengan transaksi yang jarang, amat sangat sulit menjual maupun membeli dengan jumlah lot yang banyak. 

Hingga, suatu saat terjadilah ARA 3x berturut-turut dalam waktu kurang dari satu minggu. Dor .... dan tidak lama saham ini menjadi bagger. 

ARA Saham $ICON

Perlu menunggu hampir dua tahun, untuk bisa mendapatkan bagger, setelah bolak-balik swing trading. Jadi, selalu ada cerita kesabaran dibalik keberhasilan seseorang dalam trading. Hal ini juga berlaku pada saham mimin yang lain yakni $PPRO, dimana mimin terus koleksi hingga average diangka 50-an. 

Kita berbekal pengalaman dan keyakinan saja ketika trading di bursa saham. Selanjutnya biarlah mekanisme pasar yang bekerja. Jika belum saatnya, pastinya tidak akan diterbangkan juga. 

Sunday, December 6, 2020

Ular - Tangga di Bursa Saham

Menurut sejarah, ular-tangga diciptakan di India oleh seorang spiritual guru. Permainan ini melambangkan akan ajaran kehidupan. Tangga adalah simbol perbuatan baik, sedangkan ular adalah simbol perbuatan buruk. Jika seseorang melakukan perbuatan baik, maka dia akan mendapatkan keselamatan. Angka 100 adalah lambang bahwa seseorang telah mencapai keselamatan. 

Ular Tangga

Bursa saham juga menggambarkan akan situasi permainan ular-tangga. Ratusan saham yang beredar di bursa adalah sebuah pilihan, ibarat dadu yang kita kocok dalam permainan ular-tangga. Ia bisa menjadi ular ataupun tangga dalam upaya kita untuk mendapatkan keselamatan yang berupa kebebasan finansial. Jika saham kita naik, maka kita sedang menaiki tangga, jika harga saham kita turun, kita sedang menginjak ular. Tetapi diantara dua waktu tersebut, ada waktu untuk merenungkan kembali, membangun momentum, yakni posisi sideways. Hanya waktu yang akan membuktikan kebenaran dari apa yang kita pilih. 

Ular Tangga Finansial

Terkadang banyak yang mengira saham "A" adalah ular, namun berbekal pengalaman, pada akhirnya ia menampakkan dirinya bahwa ternyata sebetulnya ia adalah "tangga". Tentu saja high risk- high return. Semakin besar pengorbanan yang kita lakukan, maka akan semakin tinggi anak tangga yang akan kita naiki. Dan, belum tentu juga, ketika kita sudah mencapai status yang tinggi, maka kita akan selamanya ada disana. Akan, selalu ada ular yang selalu mengintai kita. Jika kita tidak berhati-hati, maka kita akan dilempar kembali menuju ke posisi awal mula kita. Back to Square One.

Maka kunci untuk terus bertahan adalah dengan cara terus bermain. Dengan selalu melempar dadu. Di setiap langkah, ada tangga yang mampu membawa kita naik ke puncak, tetapi jangan lupa bahwa akan ada juga ular yang mengintai. Akan selalu ada naik dan turun di dalam kehidupan. Dualitas yang selalu ber-oposisi dalam sisi kehidupan kita. Untung-Rugi. Gelap-Terang. Pria-Wanita. Segala apa yang kita dapatkan adalah bergantung dari perspektif yang kita pilih. Bagaimana kita membenci ular, jika ular adalah bagian dari ciptaannya. Bagaimana kita mengharapkan tangga, jika kita tidak mampu memikul tanggung jawab ketika telah mencapai anak tangga teratas. Jika kita cuan lebar di sebuah saham misalkan, mendapatkan 3-5 bagger. Bagaimana uang tersebut kita belanjakan? Sebagaimana kita ketahui, hidup tidak berhenti disitu. Ular selalu mengintai.

Saturday, October 24, 2020

Leading dan Lagging Indikator Sebagai Sinyal ketika Trading di Bursa Saham (Teori)

Bicara tentang trading, tidak lepas dari momentum aliran jual dan beli. Seorang trader harus jeli dalam melihat bagaimana sebuah momentum bisa tercipta dan memanfaatkan hal tersebut demi meraup keuntungan. Bagi seorang trader, harga yang terbentuk saat ini adalah segala informasi yang menunjukkan prospek perusahaan dan bagaimana pergerakan harga kedepannya.

Hal ini didasari dengan teori bahwa pasar tidak benar-benar bekerja secara efisien. Segala informasi mengenai sebuah perusahaan misalnya. Informasi yang melintas mengenai prospek sebuah perusahaan tidak terdistribusi secara merata pada seluruh investor pada waktu yang sama. Hal ini menyebabkan, pergerakan harga yang volatil terlebih dahulu sebelum kita menyiapkan diri terhadap arah pergerakan harga tersebut.  

Leading dan Lagging indikator adalah sebuah alat yang bisa kita gunakan dalam hal memberikan kita informasi kemungkinan pergerakan harga kedepannya. Ia cocok digunakan dalam range waktu harian untuk memberikan informasi volatilitas sebuah harga dalam range tertentu. Leading dan Lagging indikator harus digunakan secara bersamaan karena fungsinya yang saling melengkapi satu sama lain.

Leading indikator berfungsi untuk memberikan sinyal kepada kita akan prediksi harga di masa depan tetapi tidak mengetahui seberapa besar volatilitas yang akan terjadi, sedangkan lagging indikator memberikan kita informasi mengenai seberapa besar volatilitas tersebut. Leading indikator ini memberikan kita sebuah "sebab", dan Lagging indikator memberikan kita sebuah "akibat".

Banyak sekali leading dan lagging indikator yang bisa kita gunakan ketika trading di bursa saham. Tentu saja tidak semua indikator teresbut bisa kita gunakan. Hal ini membutuhkan eksperimen untuk mengetahui indikator mana yang cocok untuk kita gunakan. 

Berikut adalah macam dari indikator Leading dan Lagging yang populer:

Lagging Indikator:
1. Moving averages
2. The MACD indicator
3. Bollinger bands

Leading Indikator:
1. The relative strength index (RSI)
2. The stochastic oscillator
3. Williams %R
4. On-balance volume (OBV)

Dengan membaca pergerakan harga masa lalu dicocokkan dengan indikator tersebut, kita bisa mengetahui kemungkinan pergerakan harga saham di masa depan.

Selamat bereksperimen.

Tuesday, October 20, 2020

Psikologi Trading: Menghajar Ketidakpastian di Bursa

Selain perasaan FOMO, yang pernah dibahas pada tulisan yang lalu, salah satu hal yang sering terjadi adalah perasaan down ketika saham yang kita prediksikan tidak sesuai dengan kenyataan. Dalam hal ini, misalkan saham yang kita buy, dengan harapan harganya akan naik, malah nyatanya turun.

Perasaan down jika tidak di manage dengan baik, maka pengaruhnya malah akan bertambah signifikan. Segala sesuatu yang ada di sekitar kita, tidak akan pernah berpengaruh kepada diri kita kalau kita tidak memberikan reaksi kepada sesuatu tersebut. Reaksi yang kita berikan pada sesuatu tersebut tergantung dari posisi kita. Kesadaran dalam hal mendeteksi mengapa kita bereaksi terhadap suatu trigger tertentu adalah sebuah langkah awal untuk mengembangkan diri. 

Kita mengembangkan diri bukan karena kita adalah seorang pecundang. Tidak sedikit yang menghubungkan kegagalan itu dengan nilai diri. Jika halnya demikian, tidak usah kaget ketika kita merasa putus asa ketika gagal karena pemikiran kita demikian. Kita kenal hukum pareto 20/80. Hal yang sedikit bisa mempengaruhi yang banyak. Perspektif atau paradigma berpikir kitalah yang menentukan bagaimana kita melakukan segala sesuatu. 

Kita butuh mengembangkan diri karena hidup ini begitu kompleks. Dalam skala trading, misalnya, kita butuh mempelajari teknik analisa fundamental, teknikal, bandarmologi dan sebagainya. Hal ini sebagai cara agar kita bisa menavigasi posisi trading kita dengan baik, berdasarkan arah angin, mau harga naik ke utara, atau turun ke selatan.   

Tentu saja kita akan menemui masalah ketika kita mengembangkan diri. Ketika menghadapi sebuah masalah, bukan dengan cara kita bergelut dengan masalah tersebut. Masalah itu kadang hanya sebagai gejala saja atas sesuatu yang kita abaikan. Ketika kita menekan sesuatu yang harusnya kita keluarkan, maka ia akan menjadi kompulsif dan keluar dalam bentuk lain. Hal ini yang kemudian kita sebut sebagai masalah, padahal hal itu hanya gejala saja.

Untuk menghadapinya adalah dengan cara kita berusaha jujur dengan diri kita sendiri. Misalkan, ketika kita membeli saham A, namun sahamnya anjlok. Kita rugi. Ya, kita harus jujur kalau ternyata kita salah prediksi sebanyak apapun ilmu yang sudah kita pelajari. Kalau kita masih jengkel terhadap orang yang tebar fear ataupun pom-pom, berarti kita belum sepenuhnya percaya dengan analisa sendiri. Kita masih butuh banyak belajar dan menambah jam terbang. 

Dalam trading, ada juga kasus "fat tail" artinya perusahaan bagus, namun sedang dalam fase mark-down. Nah, jika kita sudah masuk sayang untuk dijual. Kita masih bisa mendapatkan devidennya dan tambah posisi di waktu yang tepat. Cara agar supaya kita bisa menahan kerugian adalah dengan cara memakai uang dingin. Uang dingin ini adalah harus berasal dari hasil investasi kita di aset yang lain. Jadi, dalam pikiran kita, sebenarnya kita berinvestasi secara gratis. 

Kesimpulannya ==> Cara untuk menghajar ketidakpastian di bursa:

1. Dengan banyak bereksperimen

2. Diversifikasi untuk melindungi nilai

Sunday, October 18, 2020

P2P Lending Asetku: Upaya Mitigasi Resiko di Asetku dengan Mengenal Aset yang Dimilikinya

Jika Sobat Investor belum mengenal p2p lending Asetku, alangkah lebih baiknya membaca postingan berikut terlebih dahulu sebelum melanjutkan.

Asetku ini termasuk p2p lending yang kontroversial. Bagaimana tidak, Asetku memiliki return pendanaan yang sangat besar jika dibandingkan jenis p2p lending yang lain. Total hingga bisa mencapai 24% per tahun untuk jenis pendanaan dengan masa tenor 12 bulan. Dalam urusan investasi, kita kenal high risk, high return. Orang takut masuk Asetku karena ada resiko gagal bayar yang besar. Hal ini dilihat daripada pinjaman yang digunakan untuk kegiatan konsumtif (afiliasi dengan Akulaku). Namun demikian, tingkat keberhasilan pembayaran kewajiban yang dilakukan oleh debitur Asetku, yang dinyatakan dalam TKB90, selalu mencapai 100%. Artinya, pengembalian pinjaman tidak pernah mengalami masalah. Dua hal inilah yang kemudian menjadi perdebatan antara pihak yang pro dan kontra pada Asetku.   

Salah satu cara yang bisa digunakan sebagai informasi awal apakah bisnis Asetku ini berjalan dengan baik adalah dengan cara melihat respon publik yang terlibat pendanaan di Asetku. Ada grup di telegram yang berisi orang-orang yang menjadi lender di Asetku

Selain itu, kita juga bisa melihat lini bisnis yang menjadi satu kesatuan dengan Asetku sebagai alternatif cara untuk menilai kondisi keuangan mereka. Hal ini menjadi penting sehingga kita bisa melihat sesuatu sesuai dengan data yang ada. Diharapkan hal ini akan dapat membantu kita mengambil keputusan dengan lebih rasional.

Lini bisnis akulaku

Pada gambar diatas disajikan perusahaan Akulaku yang terbagi menjadi tiga bisnis yang saling berafiliasi:
1. Fintech P2P Company dengan nama perusahaan PT Pintar Inovasi Digital, yang menaungi Asetku
2. E-Commerce Company dengan nama perusahaan PT Akulaku Silvrr Indonesia.
3. Multifinance Company dengan nama perusahaan PT. Akulaku Finance Indonesia.

Thursday, October 15, 2020

Tribalisme di Bursa Saham

Tribalisme jika merujuk pada KBBI artinya adalah kesadaran dan kesetiaan atas kesukuan. Di sosial media saat ini, ketika informasi dari banyak sudut pandang bisa kita dapatkan dengan mudah, ironisnya tidak serta merta membantu kita untuk membuat keputusan dengan benar. Hal ini bisa jadi disebabkan karena kita telah berasumsi terlebih dahulu ataupun bertindak "memilah" informasi yang cocok dengan perasaan kita. Tribalisme di bursa saham merujuk pada sikap kita pada suatu saham dan menolak yang berseberangan karena kita memiliki kepentingan dengan saham tersebut.

Kita ambil satu contoh: Tidak jarang kita temui, si A menyampaikan sebuah opini bahwa suatu saham ABC berpotensi untuk turun, namun dengan mudahnya banyak pihak mengklaim bahwa pernyataan si A hanya bermaksud untuk "tebar fear" atau ia sudah "ketinggalan kereta".

Dari sudut pandang si pembuat medium, yakni pemilik sosial media, tentu hal yang menimbulkan konflik ini bisa memberikan nilai plus bagi platform mereka. Hal ini dikarenakan dengan adanya perdebatan antara dua kubu tersebut misalnya, malah bisa menambah retensi orang dalam mengakses sosial media tersebut.

Masalahnya adalah apa yang diperdebatkan tidak dalam upaya untuk mencari sebuah sudut pandang baru, namun lebih ke arah tribalisme. Inilah yang salah satunya terjadi di bursa saham. Ketika si A menyampaikan informasi mengenai saham ABC, apakah kita lebih banyak menilai tentang kualitas informasi yang disampaikan atau malah kita lebih banyak ingin bereaksi mengenai maksud di balik informasi tersebut karena kita juga mempunyai kepentingan di saham tersebut.

Kita tidak pernah tahu pasti masa depan sebuah perusahaan. Analisa teknikal maupun fundamental hanya sebagai dasar strategi. Di bursa saham, kita sebenarnya hanya setor modal saja, masa depan perusahaan bergantung daripada bagaimana management mengelola perusahaan tersebut. Jadi, ketika ada seseorang yang "tebar fear" maupun "pompom", kita harus melatih sikap kita untuk tidak bersikap reaktif terhadap orang tersebut. Tetap bersikap terbuka dan cari informasi yang dianggap penting. 

Dalam bursa, kita tidak selamanya harus bersikap sama dalam suatu saham karena perusahaan itu bersifat dinamis. Oleh karena itu, strategi kita juga harus fleksibel. Bisa jadi kita ingin investasi lama di sebuah perusahaan, namun ternyata perusahaan mengalami sebuah masalah di kemudian hari. Dalam hal ini, strategi kita juga harus menyesuaikan. Inilah mengapa, profesional pun juga bisa salah di bursa.  

Sunday, October 11, 2020

Bagaimana Supaya Perasaan Fear Of Missing Out (FOMO) Lebih Terkendali Ketika Trading?

Fear Of Missing Out (FOMO) adalah sebuah ilusi. Begitu cepat kita menyimpulkan sesuatu dengan hanya sekedar melihat dari potongan hal terkecil yang terjadi pada saat itu. Umpamanya disini adalah kenaikan harga saham dalam short term, padahal secara long term, tren harga sebuah saham masih bearish.

FoMO Experience

Hal ini terjadi karena kita masih terlalu mengandalkan stimulasi eksternal untuk segala apa yang kita ingin lakukan. Ini pertanda bahwa kita masih mengandalkan perasaan kita untuk mengambil alih diri kita dalam mengambil sebuah keputusan, daripada mencoba memahami apa yang saat itu tengah terjadi. 

Orang juga menggunakan perasaan untuk menghindari konflik. Seperti misalkan, kita tidak ingin mengatakan masakan istri kita tidak enak karena takut hal tersebut akan menyakiti hati istri kita. Kita menolak untuk mengatakan hal yang sejujurnya karena akan konsekuensi yang terjadi. 

Jadi, kita tidak bisa memegang dua hal yang sebenarnya bertolak belakang, tanpa kita menyembunyikan kebohongan diantara keduanya. Maka, ketika kita mengalami perasaan FOMO, kita harus menyadari bahwa ada sesuatu yang tersembunyi yang sebenarnya perlu diselesaikan pada diri kita.

Itulah mengapa psikologi dalam trading merupakan hal penting yang harus dimiliki. Lebih penting daripada metode dan money management. Psikologi yang baik akan membuat awareness kita menjadi lebih sensitif dan tidak mudah terpengaruh adanya pom-pom maupun tebar fear yang dilakukan oleh orang lain agar tidak terbawa perasaan FOMO. Meskipun demikian, kita juga wajib terbuka terhadap segala perkembangan informasi. Menjadi pribadi yang teguh, tapi juga open minded.

[Report] Hadiah Bonus dari Asetku - Investasi P2P Lending

Sobat Investor, kali ini mimin akan sedikit memberikan testimoni Asetku, yakni salah satu investasi P2P Lending yang ada di Indonesia. Untuk detail mengenai Asetku, pernah dibahas pada tulisan sebelumnya. Total peminjam yang ada di Asetku ini sudah lebih dari tiga juta orang.

Jika jenis investasi p2p lending adalah cocok sesuai dengan kepercayaan dan keyakinan pribadi sobat investor, silahkan meneruskan untuk membaca tulisan ini. Jika memang tidak sesuai dengan keyakinan, alangkah lebih baiknya menghindari investasi ini karena mengandung unsur riba.

Nah, investasi Asetku ini termasuk yang beresiko besar. Jika Sobat Investor berminat berinvestasi di Asetku, maka pertimbangkan dari segi besaran pendanaan dan juga lama waktu tenor pembayaran. Meskipun demikian, sejauh ini, hingga kira-kira setahun lebih berjalan berinvestasi di Asetku, tidak pernah ada keluhan yang mimin rasakan. Malahan, Asetku lebih banyak memberikan hadiah bonus baik berupa barang maupun yang tidak berwujud seperti, kupon pendanaan.

Hadiah ulang tahun

Hadiah kupon ulang dari Asetku

Untuk Investor Asetku yang berulang tahun, akan mendapatkan dua kupon, yakni:

- Kupon uang kas sebesar 100 ribu rupiah. Dimana, uang ini bisa ditarik setelah jatuh tempo. 

- Kupon penambahan interest sebesar 1%

Hadiah promo periode waktu tertentu

Selain kupon ulang tahun yang khusus dibagikan ketika kita ulang tahun, ada juga bonus yang dibagikan dalam periode waktu tertentu sesuai dengan jenis promo yang saat itu tengah berlangsung. Salah satunya adalah "Paket Kesehatan Ekslusif" ketika kita melakukan pembiayaan dengan jatuh tempo tiga bulan. Nah, berikut adalah jenis hadiah yang mimin terima.

Hadiah pembiayaan tera 3 bulan

Jika penasaran dengan Asetku dan ingin membuktikannya sendiri, segera melakukan pembiayaan di platform ini, dengan download aplikasinya di Google Play atau Apple Store dan masukkan kode TNW97 di kolom referral untuk membantu mimin mengembangkan blog ini. 

Kunjungi situs resminya untuk mencari info lebih jauh mengenai Asetku melalui tautan berikut.

 

Friday, October 9, 2020

Metode Vs Peluang dalam Trading Saham

Jika ada sebuah koin, misalkan gambar kepala di satu sisi dan gambar buntut di sisi yang lainnya. Koin ini dilempar sebanyak 99 kali dan ternyata sebanyak 99 kali juga menunjukkan gambar yang muncul adalah gambar kepala. Pertanyaannya adalah ketika lemparan ke 100, berapakah kemungkinan koin akan menunjukkan gambar kepala?

Logika akan mengatakan kepada kita bahwa peluang gambar yang muncul di koin adalah gambar kepala sebanyak 50:50. Kita seolah mengabaikan fakta bahwa 99x kali dilempar menunjukkan gambar kepala. 

Ini jelas pasti ada sesuatu yang tidak beres dalam koin tersebut. Sangatlah tidak mungkin, sebuah koin yang dilempar hingga 99x dengan peluang 50:50 akan menghasilkan hasil yang sama. Disinilah, ilmu pengetahuan tidak semua bisa menjawab segala problematika. Hanya orang yang terlibat secara langsung yang mengetahui bagaimana sistem bekerja.

Begitupun juga dalam trading, hanya orang yang terlibat dalam tradinglah yang mengetahui bagaimana sebuah harga itu terbentuk. Pasar bursa bersifat acak, tidak terkontrol. Tetapi, bukan berarti kita tidak bisa memprediksi kemana harga saham akan melaju.

Banyak sekali metode yang bisa kita gunakan dalam memprediksi harga sebuah saham, tetapi sebenarnya hal yang paling penting sekali adalah peluang prediksi tersebut. Jika sebuah harga saham pernah di angka gocap, maka tentu saja peluang harga saham tersebut balik ke angka gocap juga besar.

Betapa canggihpun metode yang kita gunakan, jika peluangnya kecil, maka akan sulit untuk terkonversi sesuai dengan hasil yang kita inginkan. Inilah mengapa kita harus fokus kepada saham-saham yang memiliki peluang besar harganya untuk naik kembali. Metode akan menunjukkan bahwa apakah kita berada pada timing yang tepat ketika melakukan entry pada saham tersebut.

Tuesday, October 6, 2020

Bagaimana Cara Agar Mendapatkan Lebih Banyak Keyakinan Ketika Trading?

Pemula dalam trading cenderung memiliki pengambilan resiko yang begitu besar ketika mengambil sebuah posisi. Hal ini bisa dimaklumi karena mereka memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Rasa percaya diri ini diakibatkan dari kurangnya data yang bisa mereka jadikan referensi sebelum mulai trading. Data tidak ada karena jam terbang trading yang kurang. Hal ini berakibat mereka kurang cukup planning ketika berhadapan dengan pasar bursa. Mereka lebih fleksibel ketika melakukan entry.

Teori yang menjelaskan tentang mengapa seseorang yang tidak berpengalaman pada suatu bidang namun memiliki kepercayaan diri yang tinggi ketika mulai masuk ke dalam bidang tersebut adalah Dunning-Kruger Effect.  

Namun, kita tidak akan membahas mengenai teori tersebut. Tetapi, bagaimana pasar tidak langsung menghukum para pelaku pasar yang ceroboh ketika mengambil sebuah posisi. Disinilah uniknya. Kita gambarkan ilustrasi sebagaimana berikut: 

Satu kali masuk masih cuan, dua kali masuk masih cuan. Percaya diri makin meningkat. Porsi pasang posisi makin ditingkatkan. Namun, saat masuk ke ketiga kalinya, malah rugi yang besarannya melebihi dari cuan yang didapatkan sebelumnya. 

Kita ibaratkan bermain dadu. Setiap kita mengambil dadu untuk dilempar, maka semakin akan menambah resiko kita untuk kalah. Inilah kira-kira yang terjadi sesungguhnya tanpa kita sadari. Resiko itu tidak langsung terjadi begitu kita salah. 

Ketika dalam situasi inilah, pikiran kita ingin mengambil konteks mengenai apa yang sebenarnya tengah terjadi. Rasa percaya diri yang semula ada ketika kita baru memulai trading, bisa hilang ketika nyatanya data yang sudah kita peroleh tidak sesuai dengan apa yang kita ekspektasikan. Pasar bursa tidak menjanjikan sebuah kepastikan. Kita tidak akan pernah tahu kapan harga akan mengarah di hari esok.

Bagaimanakah Cara Untuk Mendapatkan Keyakinan Ketika Masuk ke Sebuah Posisi Trading?

Rasa percaya diri timbul jika ada kepastian. Kepastian bisa didapat jika ada progress yang kita lakukan. Untuk mendapatkan progress, dibutuhkan kedisiplinan. Jika kita ingin melangkah 1000 langkah. Maka tiap hari kita harus tetap melangkah, entah 10 langkah ataupun 100 langkah. Lama-lama akan tercapai 1000 langkah. 

Bagaimana cara agar lulus ujian jika kita gagal? Dengan cara terus mengikuti ujian tersebut. Selalu hadir. Evaluasi tiap kegagalan, ikut ujian lagi, maka pada akhirnya kita akan lulus juga. Ilustrasi ini adalah kebalikan dari permainan dadu sebelumnya. Semakin sering, kita melemparkan dadu, maka akan semakin besar kemungkinan kemenangan kita.

Hidup itu tidak seperti ruang kelas. Jika didalam ruang kelas, kita diberikan materi kemudian ujian diberikan. Tetapi, dalam hidup, ujian diberikan terlebih dahulu, kemudian kita belajar hasil daripada ujian tersebut.

Sunday, October 4, 2020

Memahami Posisi Anda Lebih Baik agar Naik Kelas dalam Investasi

Tidak jarang, kita menilai seseorang yang nyangkut di saham, salah satunya adalah karena money managementnya kurang baik. Gampang sekali kita menyatakan bahwa seolah-olah seseorang tidak lebih pintar daripada kita. Sering juga, kita merasa tidak suka dengan orang yang berbeda dengan kita. Padahal, orang lain tersebut tidak pernah memiliki masalah dengan kita. 

Hal diatas biasa disebut sebagai "coping mechanism". Katakan, jika ada orang yang lebih pintar ataupun populer dari kita. Kemudian, kita mendebatnya. Hal ini akan membuat perasaan kita merasa bahwa posisi kita seolah-olah adalah sama atau lebih tinggi daripada orang pintar tersebut. Kenapa hal tersebut dilakukan? Karena kita diciptakan dengan ego.

Lantas apa hubungannya dengan investasi saham? Tak jarang, kita yang mulanya terjun untuk berinvestasi dengan gol mendapatkan cuan. Malah ter-distraksi dalam hal yang tidak ada kaitannya dengan mendapatkan cuan tersebut. 
 
Money management berhubungan dengan posisi kelas sosial kita karena hal ini sangat berpengaruh terhadap kemampuan kita dalam menanggung resiko:

1. Kelas Bawah
Kelas bawah adalah kelas yang paling sedikit memiliki kekayaan. Hal ini membuat mereka takut untuk mengambil sebuah resiko. Atau, malah menjadi sangat pemberani dalam mengambil sebuah resiko. Hal ini dikarenakan mereka nothing to lose. Jikapun ternyata mereka gagal, mereka akan tetap berada di kelas miskin.

2. Kelas Menengah
Kelas menengah agak berbeda dengan kelas miskin. Kelas ini adalah kelas yang sangat berhati-hati dalam mengelola resiko. Jika mengambil keputusan yang terlalu besar resikonya, bisa menjadi akan menjadi boomerang bagi diri mereka sendiri. Segala sesuatu sepadan antara resiko dengan reward. Tetapi, potensial reward tersebut tidaklah sepadan jika harus kehilangan apa yang mereka miliki saat ini. 

3. Kelas Atas
Kelas atas memiliki pengambilan resiko yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan kelas menengah. Hal ini dikarenakan mereka memiliki buffer yang lebih banyak jika dibandingkan kelas menengah. Hal ini membuat mereka bisa lebih banyak bereksperimen dengan uang yang mereka miliki. Semakin banyak bereksperimen akan membuat mereka menjadi semakin piawai. 

Untuk naik kelas dari menengah ke atas, dua hal yang harus dilakukan.
A. Perbanyak eksperimen dengan resiko yang mampu kita mitigasi
B. Perbanyak Buffer

Jadi, anda harus memiliki dua pekerjaan yang terpisah satu sama lain. Kita tidak mungkin bisa memperbanyak buffer dibidang dimana kita masih melakukan eksperimentasi. Untuk memperbanyak buffer, ambil dari sesuatu yang tidak terlalu berpengaruh terhadap perkembangan aset anda. Contohnya adalah sisa gaji anda setelah disisihkan untuk uang tabungan, atau bisa juga deposito yang anda miliki.

Hal ini semata -mata untuk membuat anda bebas dalam ber-eksperimentasi karena tidak pernah ada yang tahu seberapa cepat investasi kita akan berbuah. Trial dan Error. Jika diperlukan, kita bisa membayar orang yang lebih berpengetahuan tentang bidang yang ingin kita dalami. Jangan sampai kita terburu-buru mengambil keputusan karena kita merasa sudah mengeluarkan investasi yang terlalu banyak di bidang tersebut. Sehingga lupa melakukan mitigasi yang malah berakibat buruk bagi aset yang kita miliki. 

Sekian.

Popular Posts